02249 2200313 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082000800122084001400130100003200144245010900176250001500285300004400300650001300344700003200357700002700389505003100416520127200447264005101719336002101770337003001791338002301821856004101844990002501885990002501910INLIS00000000002326920251222035115 a0010-1225000053ta251222 g 0 ind  a978-602-481-791-9 a920 a920 SEN s0 aSeno Joko SuyonoePengarang1 aSeri buku tempo :bWiji Thukul teka-teki orang hilang /cSeno Joko Suyono, Purwanto Setiadi, Redaksi KPG aCetakan 10 aXI + 160 halaman :bilustrasi ;c23 cm. 4aBIOGRAFI0 aPurwanto SetiadiePengarang0 aRedaksi KPGePengarang aIndeks : Halaman 158 - 160 aLelaki cadel itu tak pernah bisa melafalkan huruf "r" dengan sempurna. Ia "cacat" wicara tapi dianggap berbahaya. Rambutnya lusuh. Pakaiannya kumal. Celananya seperti tak mengenal sabun dan setrika. Ia bukan burung merak yang memesona. Namun, bila penyair ini membaca puisi di tengah buruh dan mahasiswa, aparat memberinya cap sebagai agitator, penghasut. Selebaran, poster, stensilan, dan buletin propaganda yang ia bikin tersebar luas di kalangan buruh dan petani. Kegiatannya mendidik anak-anak kampung dianggap menggerakkan kebencian terhadap Orde Baru. Maka ia dibungkam, dilenyapkan. Wiji Thukul mungkin bukan penyair paling cemerlang yang pernah kita miliki. Sejarah Republik menunjukkan ia juga bukan satu-satunya orang yang menjadi korban penghilangan paksa. Tapi Thukul adalah cerita penting dalam sejarah Orde baru yang tak patut diabaikan: seorang penyair yang sajak-sajaknya menakutkan sebuah rezim dan kematiannya hingga kini jadi misteri. Kisah tentang Wiji Thukul adalah jilid perdana seri "Prahara-prahara Orde Baru", yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo, Mei 2013. Serial ini menyelisik, menyingkap, merekonstruksi, dan mengingat kembali berbagai peristiwa gelap kemanusiaan pada masa Orde Baru yang nyaris terlupakan. aJakarta :bKepustakaan Populer Gramedia,c2023 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraVolume aPerpustakaan Umum Daerah Kota Kediri a50939/PU-KDR/PB/2025 a50940/PU-KDR/PB/2025